Arsip untuk Agustus 19, 2008

The History of peterpan

Tahun 2000 merupakan titik awal dalam perjalanan karir musik 6 anak muda Bandung ini, karena pada saat itulah mereka bersama-sama membentuk sebuah band yang kemudian diberi nama Peterpan. Formasi mereka saat itu adalah Andika (keyboard), Ariel (vokal), Uki (gitar), Lukman (gitar), Indra (bass), dan Reza (drum). Secara resmi, Peterpan terbentuk pada tanggal 1 September 2000.

Harapannya sederhana. Mereka hanya ingin menjadi home band café ternama. Tahun 2001, Peterpan mulai merambah beberapa café antara lain O’Hara Tavern dan Sapu Lidi yang menjadi tempat mereka menyajikan lagu-lagu alternative rock, seperti Pearl Jam, Creed, Cold Play, dan lain lain. Permainan mereka menarik perhatian Noey Java Jive yang sedang mencari band baru untuk album kompilasi dari Musica Studios. Mereka mengirimkan demo berisi 3 lagu, yaitu Sahabat, Mimpi yang Sempurna dan Taman Langit. Akhirnya lagu Mimpi yang Sempurna terpilih untuk mengisi album kompilasi Kisah 2002 Malam. Mimpi yang Sempurna menjadi lagu andalan album kompilasi ini dan mendongkrak angka penjualan hingga 150.000 kopi. Lagu ini masuk ke dalam jajaran tangga musik di banyak radio nasional, dan menjadi lagu wajib para pengamen jalanan. Suatu harapan lain dari Peterpan mulai terwujud sedikit demi sedikit. Musik mereka mulai beterbangan dan bisa dinikmati oleh hampir semua orang di seluruh negeri.

Sukses tersebut membuka kesempatan baru bagi Peterpan. Tahun 2003, Peterpan, di bawah label Musica Studio, meluncurkan debut album Taman Langit. Dengan variasi sound yang apik, kesederhanaan lirik, kekhasan vocal Ariel yang disajikan Peterpan dalam album debut ini, musik Peterpan dengan mudah meresap di telinga penggemar musik Indonesia. Album debut Taman Langit meraih penghargaan Multi Platinum Award dan SCTV Award sebagai Album dan Band Pendatang Baru ngetop.

Mei 2004, Peterpan kembali masuk studio rekaman untuk mempersiapkan album ke-2 mereka yang direncanakan rilis pada bulan Agustus. Dalam tahap akhir persiapan album, demi penghargaan mereka pada para sahabat Peterpan, mereka menggelar konser di 6 kota di Jawa dan Sumatera dalam waktu 24 jam pada tanggal 18 Juli 2004. Konser bertajuk “Breaking The Record, Konser Untuk Sahabat” dimulai di Medan, lalu dilanjutkan ke Padang, Pekanbaru, Lampung, Semarang, dan diakhiri di Surabaya. Konser ini juga diakui sebagai salah satu rekor MURI.

Agustus 2004, Peterpan merilis album ke 2 Bintang di Surga. Seminggu setelah peluncuran album, Bintang di Surga mencapai angka penjualan 1 juta copy dengan single pertama Ada Apa Denganmu. Sebutan A Phenomenon Band pun melekat pada Peterpan, yang kemudian mensejajarkan Peterpan dengan band-band papan atas di negeri ini. Pada masa kritis industri musik Indonesia, album Bintang di Surga berhasil mencapai angka penjualan 3 juta kopi, dan meraih penghargaan demi penghargaan. Tak kurang dari 13 penghargaan dari dalam dan luar negeri diraih oleh Peterpan lewat album Bintang di Surga, diantaranya 7 penghargaan AMI AWARD, 2 SCTV Award, Triple Platinum Award, dan Platinum Berkembar Enam dari Malaysia, serta MTV Music Award pada tahun 2005.

September 2005, Peterpan merilis Album Soundtrack film Alexandria, dan lagi-lagi meraih Multi Platinum Award untuk penjualan album soundtrack tersebut dan SCTV Award. Single pertama , tak hanya menembus tangga lagu nasional, tetapi juga dibajak oleh musisi India, diaransemen ulang dan diubah liriknya ke dalam bahasa India. Lagu …. Versi India tersebut dinyanyikan , kemudian masuk dalam tangga lagu nasional India dan menjadi soundtrack film.

Juni 2006, setelah menghadiri penganugrahan MTV Music Award mereka yang ke 2, Peterpan memutuskan rehat panjang untuk mempersiapkan album ke 3 yang rencananya akan dirilis akhir tahun. Tetapi kondisi dan situasi yang terjadi di dalam tubuh Peterpan membuat rencana tersebut tak dapat berjalan.

Oktober 2006, Peterpan retak. Indra dan Andika keluar dari Peterpan, karena adanya ketidaksamaan visi dalam bermusik dengan, Ariel, Uki, Lukman, dan Reza. Masalah demi masalah bermunculan menghantam Peterpan. Tetapi 4 personil yang tersisa di Peterpan tetap bersemangat untuk menyelesaikan album ke 3 mereka.

Mei 2007, setelah vakum hampir 1 tahun, Peterpan merilis album ke 3, Hari yang Cerah. Gaya bermusik dan aransemen yang agak berbeda dari album-album sebelumnya, Peterpan semakin memperlihatkan kematangan mereka dalam bermusik. Pada album ini, Peterpan melibatkan 2 additional band, David (keyboard) dan Lucky (bass). Saat ini, album Hari Yang Cerah telah membukukan angka penjualan di atas 500.000 copy. Di sela-sela jadwal promo yang padat, Peterpan mendapat undangan untuk mewakili Indonesia di ajang Asia Song Festival yang ke-4 di Korea Selatan pada September lalu. Dari Korea, Peterpan membawa oleh-oleh penghargaan Best Contribution Award.

Waktu dan perjalanan yang panjang…sejak 6 orang anak muda Bandung mengawali karir musik mereka lewat sebuah album kompilasi Kisah 2002 Malam, lewat sebuah lagu berjudul Mimpi yang Sempurna.

To be continued …

Komentar (11) »

Lyrics of Peterpan’s New Song Walau Habis Terang

This song will be released as one of the tracks in their next album Sebuah Nama Sebuah Cerita (One name, One Story). The title of the song “Walau Habis Terang” reminds me to a book based on R.A. Kartini’s letters, “Habis Gelap Terbitlah Terang” (Out of Dark Comes Light). For non-Indonesians who don’t know who Kartini was, she was Indonesian leading feminist who died in 1904.

Walau Habis Terang

ku terbiasa tersenyum tenang
walau..aaaaah…hatiku menangis

kaulah cerita tertulis dengan pasti
selamanya dalam pikiranku

lupakan semua
tinggalkan ini..
ku kan tenang
dan kau kan pergi..

berjalanlah walau habis terang
ambil cahaya cinta ku terangi jalanmu

di antara beribu lainnya
kau tetap..kau tetap..
kau tetap..benderang..

Credit goes to Bulumerahmaniac for the info and the lyrics.

Ok, here is the literal translation. Sorry, I’m suck at it. If anybody can give me a better translation, I will be delighted.

Although the light has gone

I am used to smile calmly

although aarghhh my heart cries

You are a story, written definitely

always on my mind

Please, forget everything

Leave all behind

I will be in peace

and you can walk away

Please move on, although the light has gone

Take my light of love, to shine your way

Among the thousand others

You’re still the one

still the one, still the one

that shines brilliantly

Komentar bertahan »

Terbaik dan Terindah : Peterpan’s latest single???

Some people said this song is Peterpan’s latest single. But I need confirmation from the Peterpan itself, because this music doesn’t sound like the usual Peterpan’s stuff.
Boril, Uki, Loek, Echa, can you guys confirm this???

BTW, the album is predicted to be released sometimes in July or August 2008.

TERBAIK DAN TERINDAH

Dimana tempatku
Di situ mauku
Biarkan ku mampu berjalan sendiri
Tanpa kau coba menuntunku

Kau tahu jalanku
Engkau memilihku
Untukmu berbagi dari hati untuk jiwa

reff:
Jika ku harus memilih
Ku tunjuk satu yang terbaik yang terindah
Jika kau mau memberi
Berikan aku yang terbaik

Waktu kan menunggu
Menanti diriku
Biarkan ku mampu berjalan sendiri
Tanpa kau coba menuntunku

Translation :

THE BEST THE MOST BEAUTIFUL

Where I Belong

That is where I want to be

Please let me stand on my own feet

Without you trying to guide me

You know my way

You have chosen me

For you to share your heart and your soul

Chorus :

If I have to choose

I will choose the best and the most beautiful

If you want to give me

Please give me your best

Time will wait

It will wait for me

(But) please let me stand on my own feet

Without you trying to guide me

Terbaik dan Terindah – Peterpan

Komentar bertahan »