Arsip untuk Desember, 2008

Bukan Anak Kecil Lagi

Joshua Suherman

Tribun Timur – JIKA mendengar lagu Diobok-obok yang pernah tenar beberapa tahun lalu, Anda pasti
langsung terbayang dengan sosok penyanyi cilik Joshua yang di video klipnya kerap tampil imut dan menggemaskan.

Tapi Anda tak akan lagi bisa menemukan sosok Joshua kecil di lagunya yang baru yang berjudul
O Box part 2 yang merupakan versi Diobok-obok untuk remaja. Di video klipnya, yang muncul adalah sosok Joshua Suherman yang sudah beranjak remaja. Ini wajar, karena penyanyi yang dulu kerap tampil bareng dengan Tukul Arwana itu, kini telah berusia 16 tahun. Di usianya yang sudah remaja itu Joshua membentuk sebuah band dengan nama Join Side yang musiknya mengusung aliran rock.
Sayangnya, meski kiprahnya sudah berbeda, masih banyak saja orang yang menyebut Joshua sebagai penyanyi anak-anak. “Agak risih dan kesal juga karena masih dianggap anak kecil. Tapi mau bagaimana lagi karena imej Joshua itu dulu adalah penyanyi anak-anak,” ujar Joshua sembari tersenyum.
Untuk membentuk imej baru sebagai penyanyi remaja, Joshua kini banyak mengubah penampilan. Mulai dari cara dandan yang sudah ala ABG, sampai gaya rambut dan gaya bicaranya.
Joshua yakin, cara itu secara perlahan akan mengubah persepsi publik tentang dirinya yang bukan penyanyi kanak-kanak lagi.
“Ya harus sabar, karena memang nggak gampang merubah mindset seseorang,” ujarnya.
Di luar karir bermusiknya, Joshua juga berancang-acnagng untuk main di film layar lebar.
Saat dia kecil dulu, Joshua pernah berakting di film Joshua oh Joshua yang dirilis di 2001 dan film Petualangan 100 jam yang dirilis tiga tahun kemudian.
“Kangen banget bisa main film lagi, kangen dengan suasananya terlebih saat melihat film kita diputar. Dengan melihat orang berbondong-bondong menonton film kita rasanya senang,” ujar penyanyi yang mengaku masih men-jomblo ini.

Komentar bertahan »

Qurban tanpa Coto

Besok adalah hari Idul Adha, dan tahun ini untuk pertama kalinya saya tidak berlebaran di kota kelahiran saya Makassar.

Tahun ini saya dan orang tua harus berlebaran tanpa Coto. Padahal saya ngga pernah absen dalam idul adha yang sebelumnya.

Coto adalah makanan wajib dalam keluarga saya. Setiap lebaran, baik idul fitri maupun idul adha ngga pernah ngga ada coto dan ketupat.

Aku pengen makan coto !!!!!!!!!!!!!!!!!!

coto!!!!!!!!

Komentar bertahan »

Masuk Museum

PETERPAN DIABADIKAN DI MUSEUM NASIONAL

Kapanlagi.com – Sebagai bentuk apresiasi terhadap grup band Peterpan yang berhasil melahirkan empat album, satu album greatest, 30 lagu hits dan lebih dari lima juta kopi albumnya terjual di pasaran, Musica Studio mempersembahkan satu replika patung grup band ini. Patung itu Rabu (3/12) sore tadi dipajang di Museum Nasional.

Acin, Eksekutif Produser Musica Studio, ketika diwawancarai seputar persembahan ini menyatakan Peterpan sangat layak untuk diabadikan karena telah menorehkan banyak prestasi. Selain itu, Peterpan juga berhasil menjadi inspirasi bagi banyak grup band-grup band baru yang bermunculan belakangan ini.

“Peterpan adalah grup band besar di Indonesia dan banyak band-band yang terpengaruh oleh Peterpan. Makanya kita buatkan replikanya,” kata Acin.

Namun, patung yang dibuat itu masih terdiri dari enam orang atau dalam formasi lengkap sebelum dua dari mereka hengkang dan mendirikan band baru, The Titans.

“Karena Peterpan terdiri dari enam orang pertamanya, makanya kita putuskan buat berenam, apalagi merka juga mencetak sejarah,” jelas Acin.

Lalu di mana dua mantan personelnya itu? Mengapa mereka tak tampak di acara peresmian patung Peterpan di dalam Museum Monumen Nasional. Apa karena mereka tak diundang atau nggak mau datang? Acin cepat memberi penjelasan bahwa mereka berdua tak datang karena masih ada acara lain. (kpl/ang/rif

)

Komentar (1) »